Mengenal Schwa Sound
Kadang kita mikir, kok belajar pronunciation bahasa Inggris ribet banget? Jawabannya simpel: salah satunya gara-gara schwa sound. Dan kesimpulannya? Kalau belum kenal “uh” alias schwa, jangan harap bisa terdengar natural saat ngomong English.
Kenapa Schwa Sound Penting Buat Pronunciation Bahasa Inggris
Schwa adalah suara paling sering muncul dalam bahasa Inggris Amerika. Bunyinya kayak “uh”. Problemnya, di bahasa Indonesia, bunyi ini nggak ada. Jadi wajar aja kalau orang bingung.
Contoh Paling Gampang: Kata Berakhiran -tion / -sion
Banyak yang ngucapin “mis-shun” padahal seharusnya “mi-shən”. Contoh lainnya:
- mission → bukan mish-shun tapi mish-ən
- nation → bukan ney-shun tapi ney-shən
- promotion, division, transition → semua pakai schwa.
Schwa Bisa Muncul di Semua Huruf Vokal
Uniknya, schwa bisa “nyamar” di A, E, I, O, U.
- A → about, around, dollar, pizza
- E → listen, problem, compliment, accident
- I → ability, inspiration, individual, American
- O → connect, consider, bottom, political
- U → suggest, document, numerous, surround
Jadi jangan kaget kalau semua huruf bisa berubah jadi “uh”.
Tips Praktis: Jangan Hafalin, Tapi Biasain
Misalnya kata observe (verb) → əb-ˈzərv. Tapi pas berubah jadi observation (noun), suku kata pertama jadi “a”. Nah, kalau tiap kata dihafalin satu-satu, pasti mumet. Lebih gampang pakai cara alami: dengerin, tiru, rekam, ulangin.
Perbandingan dengan Bahasa Lokal
Biar gampang, coba bandingin sama bunyi “a” di kata Anu atau Amin. Bedanya kecil banget: kalau “a” mulutnya lebar, kalau schwa “uh” mulut sedikit terbuka. Simpel, kan?
Jadi intinya, kalau mau pronunciation Inggris lebih natural, rahasianya ada di schwa sound. Ingat, nggak perlu hafalan ribet. Cukup latihan telinga dan mulut. Dari “dollar” sampai “promotion”, kunci biar terdengar kayak native bukan di grammar doang, tapi di suara kecil “uh” yang sering diremehin.
Comments
Post a Comment