Kalau kamu lagi cari kerja di call center, ada satu pertanyaan yang hampir pasti muncul waktu interview: “Ceritain tentang diri kamu.” Kedengarannya gampang, tapi banyak orang justru salah jawab. Ada yang cuma nyebutin nama, umur, tempat tinggal, dan hal-hal basic lain yang sebenarnya udah ada di CV. Padahal, pertanyaan ini sebenarnya kesempatan buat nunjukin siapa kamu sebenarnya—bukan sekadar data pribadi. Nah, di sini bakal dijelasin cara jawab pertanyaan itu berdasarkan tiga kondisi: 1. Kamu pernah di call center. 2. Kamu punya pengalaman kerja non call center. 3. Kamu fresh graduate. Kenapa Pertanyaan Ini Sering Ditanya? Pewawancara pengen tahu lebih banyak soal siapa yang lagi duduk di depannya. Bukan cuma soal latar belakang pendidikan atau tempat tinggal, tapi gimana kepribadian kamu dan gimana kamu sebagai calon karyawan. Jadi, jawabannya harus bisa bikin mereka ngerti kamu itu tipe orang seperti apa di dunia kerja. Kalau Udah Pernah Kerja di Call Center Jawabannya bisa cukup ...
Kalau ditanya, “Apa sih kunci sukses menghadapi berbagai tipe pelanggan?” jawabannya sederhana: pahami gaya komunikasi mereka, lalu sesuaikan cara bicara kita. Ada pelanggan yang butuh data super detail, ada juga yang cuma mau solusi cepat tanpa basa-basi. Ada yang lebih suka ngobrol santai dulu, ada juga yang penuh ekspresi dan cerita panjang. Nah, keempat karakter ini dikenal sebagai empat gaya sosial pelanggan: Analytical, Driving, Amiable, dan Expressive. Contoh Realita di Lapangan Bayangkan kamu lagi kerja di customer service. Ada pelanggan yang langsung bilang: “Nomor order saya 567812, barang telat, kapan sampai?” Itu jelas tipe Driving — tegas, cepat, dan nggak mau muter-muter. Kalau kita balas dengan penjelasan panjang lebar soal rantai pasokan, bisa-bisa mereka langsung kehilangan kesabaran. Lain lagi dengan Amiable. Tipe ini biasanya mulai dengan kalimat ramah seperti: “Halo, apa kabar? Semoga harimu menyenangkan ya.” Mereka butuh rasa nyaman, bukan sekadar jawaban teknis. K...
Hai, pernah dengar istilah mock call? Jadi, ini semacam simulasi panggilan yang biasa dilakukan untuk latihan bagi calon agen call center. Dalam simulasi ini, kita belajar cara melayani pelanggan dengan efektif, dari awal sampai akhir panggilan. Pembukaan yang Berkesan Setiap panggilan dimulai dengan sapaan. Bukan asal "halo", tapi lengkap dengan nama perusahaan dan nama kita. Contohnya, "Hi, terima kasih telah menghubungi PT Apa Aja Deh. Saya Ratna, ada yang bisa saya bantu?" Kalimat sederhana ini bikin pelanggan merasa dihargai dan jelas siapa yang mereka ajak bicara. Intinya, beri kesan profesional tapi tetap ramah. Pastikan Akun Pelanggan Di dunia call center, keamanan itu penting banget. Makanya, konfirmasi akun pelanggan adalah langkah yang wajib. Biasanya, kita minta nomor akun dan nama lengkap pelanggan. Langkah ini juga membantu memastikan kita bicara dengan orang yang tepat. Tapi kalau pelanggan nggak punya akun? Ya, langkah ini bisa dilewatkan. Jangan Lup...
Comments
Post a Comment