Persoalan bencana alam di Indonesia tidak pernah sesederhana hujan deras, banjir, longsor, kebakaran hutan, kekeringan, atau siklon yang datang secara berkala. Ketika sebuah bencana terjadi, dampaknya dapat menjalar ke berbagai sektor sekaligus, mulai dari kesehatan masyarakat, pendidikan, transportasi, pekerjaan, infrastruktur, hingga kondisi ekonomi daerah. Karena itu, kemampuan negara menyediakan anggaran penanggulangan bencana menjadi salah satu bagian penting dalam memastikan masyarakat memiliki perlindungan ketika menghadapi situasi darurat. Sorotan diarahkan kepada kebijakan efisiensi anggaran pemerintah dan konsekuensinya terhadap penanganan bencana. Hal tersebut mempertanyakan mengapa anggaran untuk menghadapi bencana justru mengalami pemangkasan ketika berbagai wilayah Indonesia masih menghadapi ancaman banjir, longsor, kebakaran hutan, kekeringan, dan kerusakan lingkungan. Kritik tersebut kemudian diperluas kepada persoalan transfer ke daerah, pembangunan infrastruktur, keru...
Pernikahan seharusnya menjadi awal dari perjalanan panjang dua orang untuk membangun kehidupan bersama. Namun, dalam praktiknya, perhatian masyarakat sering kali justru lebih banyak tercurah pada apa yang terjadi sebelum kehidupan rumah tangga dimulai. Gedung atau lokasi acara, jumlah tamu, makanan, pakaian, dekorasi, hiburan, adat, susunan acara, hingga berbagai ritual dapat menyita energi, waktu, dan biaya yang sangat besar. Dari sinilah muncul sebuah pertanyaan menarik: apakah prosesi pernikahan di Indonesia sudah terlalu jauh berkembang sehingga justru menjadi beban bagi calon pengantin dan keluarganya? Pertanyaan tersebut menjadi semakin relevan ketika dikaitkan dengan fenomena generasi muda yang semakin berhati-hati dalam mengambil keputusan untuk menikah. Sebagian orang bukan tidak ingin membangun keluarga, melainkan merasa belum mampu memenuhi berbagai tuntutan yang melekat pada acara pernikahan. Pernikahan akhirnya dipersepsikan bukan hanya sebagai penyatuan dua individu, teta...


