Ketika membicarakan UFO, alien, atau benda terbang misterius, sebagian besar orang mungkin langsung membayangkan piring terbang, makhluk berkepala besar dengan mata hitam, atau pesawat asing yang datang dari luar tata surya. Gambaran tersebut terasa sangat modern karena memang budaya populer selama puluhan tahun telah membentuk citra tentang bagaimana makhluk luar angkasa seharusnya terlihat. Namun, sejarah menunjukkan sesuatu yang jauh lebih menarik. Manusia sudah menceritakan berbagai fenomena aneh di langit jauh sebelum istilah UFO menjadi populer. Yang berubah bukan hanya fenomenanya, melainkan cara manusia memberikan makna terhadap fenomena tersebut. Pertanyaan yang kemudian muncul adalah apakah seluruh cerita lama itu benar-benar berhubungan dengan makhluk luar angkasa? Jawabannya tentu tidak sesederhana itu. Sebagian mungkin merupakan fenomena alam, kesalahan pengamatan, simbol keagamaan, cerita yang mengalami perubahan, atau bahkan peristiwa yang sampai sekarang belum mempunyai...
Ada masa ketika seseorang merasa hidupnya seperti berjalan tanpa arah. Pekerjaan belum jelas, kondisi keuangan belum stabil, hubungan asmara berulang kali gagal, pertemanan tidak memberikan rasa aman, sementara pertanyaan mengenai masa depan terus muncul di kepala. Di tengah keadaan seperti itu, seseorang dapat mulai bertanya tentang alasan dirinya hidup, apa yang sebenarnya ingin dicapai, serta apakah dirinya akan mampu menjadi seseorang yang berarti. Keresahan semacam ini sering kali terasa sangat berat karena muncul bersamaan dengan tekanan sosial. Melihat teman sudah memiliki pekerjaan, orang lain telah menikah, sebagian mulai membeli rumah, sementara kehidupan sendiri masih berada di tempat yang sama dapat membuat seseorang merasa tertinggal. Padahal, kebingungan mengenai arah hidup tidak selalu menunjukkan kegagalan. Dalam banyak keadaan, justru keresahan tersebut menjadi tanda bahwa seseorang mulai serius memikirkan kehidupannya. Memahami Quarter Life Crisis dan Kebingungan Mene...


