Gejala Paranoid Disorder pada Tokoh Agama Kontroversial di Indonesia
Ketika seseorang terus-menerus merasa dirinya menjadi target konspirasi, merasa diikuti, diawasi, atau disusupi, padahal bukti objektifnya lemah atau tidak ada, psikologi modern menyebutnya sebagai gejala paranoid. Dalam beberapa pemberitaan dan kesaksian publik, perilaku seperti ini kerap dikaitkan dengan sosok tokoh kontroversial tertentu. Kasus terbaru yang ramai diperbincangkan memperlihatkan dugaan tindakan kekerasan. Berdasarkan pengakuan korban, tindakan tersebut dipicu oleh kecurigaan berlebihan. Pertanyaan yang berulang kali dilontarkan, “Kamu siapa sebenarnya?”, menunjukkan adanya rasa ancaman yang tidak proporsional terhadap situasi. Dalam konteks psikologi klinis, paranoid disorder ditandai oleh beberapa ciri utama: Kecurigaan ekstrem tanpa dasar kuat Merasa menjadi korban konspirasi Impulsif dalam mengambil tindakan Sulit memaafkan dan mudah tersinggung Keyakinan kuat pada sesuatu yang belum tentu terbukti Jika perilaku-perilaku tersebut muncul secara konsisten dan intens,...