Ada sesuatu yang menarik dari cara manusia memahami kejadian yang sulit dijelaskan. Ketika sebuah peristiwa tidak segera menemukan jawaban, sebagian orang akan mencari penjelasan melalui data, penelitian, penyelidikan, atau berbagai kemungkinan yang dapat diuji. Namun, sebagian lainnya justru merasa lebih nyaman dengan cerita yang terdengar misterius. Dari sinilah sebuah kejadian sederhana dapat berubah menjadi kisah horor, mitos, bahkan kepercayaan yang bertahan selama bertahun-tahun. Persoalan tersebut dikaitkan dengan berbagai fenomena di Indonesia, mulai dari makam yang dianggap keramat, cerita rumah berhantu, kendaraan yang disebut mengalami teleportasi, hingga berkembangnya industri yang memanfaatkan kepercayaan terhadap hal-hal mistis. Gagasan utamanya bukan sekadar membicarakan apakah suatu cerita benar atau salah, melainkan mempertanyakan bagaimana manusia seharusnya menyikapi sesuatu yang belum diketahui secara pasti. Salah satu contoh yang menjadi pembuka pembahasan adalah k...
Persoalan kabut asap Kalimantan kembali menjadi pembahasan serius ketika asap dari kebakaran hutan dan lahan mengganggu berbagai aktivitas masyarakat, bahkan dampaknya dapat dirasakan hingga wilayah negara tetangga. Dalam kondisi seperti ini, persoalan lingkungan tidak lagi dapat dipandang sebagai masalah lokal semata. Ketika kualitas udara memburuk, sekolah terganggu, kegiatan ekonomi melambat, transportasi terdampak, dan masyarakat harus membatasi aktivitas di luar ruangan, dampaknya menjadi jauh lebih luas daripada sekadar persoalan titik api di suatu kawasan. Muncul kritik tajam mengenai pola pengelolaan hutan di Indonesia, terutama yang berkaitan dengan pembukaan lahan, perkebunan kelapa sawit, kepentingan ekonomi, serta lemahnya penegakan hukum terhadap pihak yang diduga bertanggung jawab. Namun, sejumlah tuduhan mengenai perusahaan, pejabat, maupun individu tertentu dalam narasi tersebut merupakan pendapat dan dugaan pembicara, sehingga tidak seharusnya diperlakukan sebagai fakt...