Ada masa ketika seseorang merasa hidupnya seperti berjalan tanpa arah. Pekerjaan belum jelas, kondisi keuangan belum stabil, hubungan asmara berulang kali gagal, pertemanan tidak memberikan rasa aman, sementara pertanyaan mengenai masa depan terus muncul di kepala. Di tengah keadaan seperti itu, seseorang dapat mulai bertanya tentang alasan dirinya hidup, apa yang sebenarnya ingin dicapai, serta apakah dirinya akan mampu menjadi seseorang yang berarti. Keresahan semacam ini sering kali terasa sangat berat karena muncul bersamaan dengan tekanan sosial. Melihat teman sudah memiliki pekerjaan, orang lain telah menikah, sebagian mulai membeli rumah, sementara kehidupan sendiri masih berada di tempat yang sama dapat membuat seseorang merasa tertinggal. Padahal, kebingungan mengenai arah hidup tidak selalu menunjukkan kegagalan. Dalam banyak keadaan, justru keresahan tersebut menjadi tanda bahwa seseorang mulai serius memikirkan kehidupannya. Memahami Quarter Life Crisis dan Kebingungan Mene...
Pembahasan mengenai konflik Israel dan Palestina hampir selalu berkaitan dengan persoalan wilayah, sejarah, agama, politik internasional, serta kepentingan negara-negara besar. Namun, ada satu konsep yang jauh lebih ekstrem dan sering muncul dalam pembicaraan mengenai kemampuan strategis Israel, yaitu Skenario Samson atau Samson Option. Istilah tersebut menggambarkan sebuah gagasan mengenai pilihan terakhir ketika suatu negara merasa berada dalam kondisi yang sangat terdesak dan tidak lagi memiliki jalan keluar. Konsep tersebut dikaitkan dengan kemungkinan penggunaan senjata nuklir secara besar-besaran sebagai tindakan terakhir apabila keberadaan Israel dianggap berada dalam ancaman serius. Pembahasan seperti ini tentu perlu dibaca secara hati-hati karena sebagian klaim mengenai jumlah persenjataan, rencana operasional, maupun dugaan aktivitas intelijen tidak dapat dianggap sebagai fakta hanya berdasarkan pernyataan atau informasi yang belum terverifikasi. Apa Itu Skenario Samson ...


