Skip to main content

Posts

Realitas Ideologi dan Politik pada Krisis Ekonomi Indonesia 1965–1966

Sejarah Indonesia memiliki sejumlah periode yang tidak cukup dipahami hanya melalui pergantian kekuasaan atau pergantian presiden. Salah satunya adalah masa 1965–1966 ketika persoalan ekonomi, ketegangan politik, pertarungan ideologi, demonstrasi mahasiswa, hubungan internasional, dan perdebatan mengenai arah pembangunan bertemu dalam satu situasi yang sangat rumit. Pada masa tersebut, masyarakat Indonesia menghadapi tekanan ekonomi yang berat, sementara pemerintah berada dalam posisi mempertahankan gagasan politik dan ideologi yang diyakini sebagai jalan menuju kemandirian nasional. Di tengah kondisi tersebut muncul berbagai gagasan alternatif mengenai bagaimana Indonesia seharusnya menyelamatkan perekonomian. Salah satu nama yang muncul dalam kisah tersebut adalah Hadely Hasibuan, seorang advokat yang berusaha menyampaikan gagasan perubahan kepada Johannes Leimena. Kisah tersebut menggambarkan betapa tajamnya perbedaan pandangan mengenai masa depan Indonesia pada awal 1966. Krisis ek...
Recent posts

4 Tipe Guru yang Berbahaya bagi Masa Depan Siswa

Pendidikan sering dipandang sebagai jalan utama untuk memperbaiki kualitas sumber daya manusia. Sekolah diharapkan menjadi tempat anak-anak memperoleh pengetahuan, membangun karakter, menemukan kemampuan diri, sekaligus mempersiapkan masa depan. Namun, proses tersebut tidak selalu berjalan sebagaimana mestinya. Di balik ruang kelas, buku pelajaran, ujian, dan berbagai program pendidikan, terdapat satu unsur yang memiliki pengaruh sangat besar terhadap perkembangan peserta didik, yaitu guru. Sosok guru dapat menjadi sumber inspirasi yang membuat seorang anak berani bermimpi, tetapi dalam kondisi tertentu guru juga dapat menjadi penyebab munculnya rasa takut, rendah diri, kehilangan motivasi, bahkan keyakinan bahwa dirinya tidak memiliki kemampuan apa pun. Karena itulah, pembahasan mengenai ciri-ciri guru yang baik dan guru yang harus dihindari menjadi penting, terutama bagi orang tua yang ingin memastikan anak memperoleh lingkungan belajar yang sehat. Mengapa kualitas guru sangat menent...

Mengapa Muhammadiyah Bisa Menjadi Ormas Islam Terbesar di Indonesia?

Pertanyaan mengenai ormas keagamaan terbesar di Indonesia biasanya membawa nama Nahdlatul Ulama atau NU. Jumlah warga yang sering dikaitkan dengan NU memang sangat besar. Namun, jika ukuran yang digunakan bukan sekadar jumlah pengikut, melainkan kekuatan organisasi, aset, lembaga pendidikan, pelayanan sosial, tradisi intelektual, serta karya yang secara langsung menggunakan identitas organisasi, muncul sudut pandang berbeda. Perbedaan tersebut berawal dari cara melihat sebuah organisasi keagamaan. Jumlah anggota tidak selalu menggambarkan seberapa besar kemampuan sebuah organisasi dalam membangun institusi. Ada organisasi yang pengaruhnya sangat luas karena faktor budaya dan tradisi masyarakat, sementara organisasi lainnya memiliki struktur kelembagaan yang lebih terlihat melalui sekolah, perguruan tinggi, rumah sakit, panti sosial, serta berbagai bentuk amal usaha. Muhammadiyah dan NU: Mana yang Lebih Besar Secara Organisasi? Disebutkan adanya perbedaan jumlah warga dan lembaga antara...

Tantangan Pemerintahan Prabowo Gibran ke Depan

Pembicaraan mengenai pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tidak hanya berhenti pada kebijakan yang terlihat di permukaan.  berbagai persoalan tersebut dibahas dari sudut pandang yang cukup berbeda. Salah satu gagasan yang terus muncul adalah bahwa seorang presiden tidak mungkin bekerja sendirian karena kualitas pemerintahan pada akhirnya sangat ditentukan oleh kemampuan tim yang berada di belakangnya. Lingkaran Orang Terdekat Prabowo dan Kekuatan Tim Pemerintahan Penjelasan bahwa perjalanan politik Prabowo tidak dapat dilepaskan dari keberadaan orang-orang yang telah mendampinginya selama bertahun-tahun. Menurut penjelasan dalam percakapan tersebut, terdapat beberapa lapisan orang yang berada di sekitar Prabowo. Setelah itu terdapat kelompok yang membantu perjalanan politiknya pada periode berikutnya, kemudian orang-orang yang berkaitan dengan pembentukan Gerindra, serta kelompok yang muncul ketika proses pemenangan politik berlangsung. Gambaran tersebut digunakan untuk menjelask...

Kritik terhadap Arah Kebijakan Ekonomi Indonesia

Perdebatan mengenai kondisi ekonomi Indonesia tidak hanya berkutat pada angka pertumbuhan, utang, pajak, atau nilai tukar. Persoalan yang lebih mendasar justru diarahkan pada kualitas pengambilan keputusan, hubungan antara kekuasaan dan kebijakan ekonomi, serta alasan seseorang dapat menduduki jabatan strategis seperti Menteri Keuangan. Salah satu nama yang menjadi sorotan utama adalah Purbaya Yudhisadewa. Persoalan tersebut bukan semata-mata menyangkut pribadi Purbaya, melainkan kapasitasnya ketika menjalankan fungsi sebagai Menteri Keuangan dan dampak kebijakan yang dihasilkan terhadap masyarakat. Mengapa Purbaya Yudhisadewa Dipersoalkan sebagai Menteri Keuangan? Kritik terhadap Purbaya berangkat dari anggapan bahwa jabatan Menteri Keuangan membutuhkan kemampuan ekonomi, pemahaman fiskal, keberanian mengambil keputusan, serta kapasitas untuk memberikan pertimbangan yang rasional kepada presiden.  Kedekatan dengan pusat kekuasaan dapat menjadi faktor yang lebih menentukan dibandin...