Skip to main content

Posts

Pengawasan Pemasyarakatan atas Temuan Hunian Mewah di Lapas

Temuan mengenai fasilitas mewah di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, membuka kembali pembicaraan mengenai kesetaraan perlakuan terhadap warga binaan, pengawasan lembaga pemasyarakatan, serta kemungkinan adanya celah dalam tata kelola pemasyarakatan. Inspeksi mendadak yang dilakukan Ombudsman Republik Indonesia pada 23 September 2026 menemukan sejumlah bangunan yang disebut menyerupai hunian atau apartemen, lengkap dengan berbagai fasilitas rumah tangga. Dalam perkembangannya, Ombudsman menyampaikan bahwa area tersebut juga memiliki persoalan keamanan dan dugaan komersialisasi yang masih perlu didalami. Peristiwa tersebut kemudian mendapatkan perhatian luas karena persoalannya bukan sekadar mengenai keberadaan ruangan dengan fasilitas yang terlihat lebih nyaman. Pertanyaan yang jauh lebih besar berkaitan dengan bagaimana fasilitas tersebut bisa berada di lingkungan lapas, siapa yang dapat menggunakannya, apakah terdapat mekanisme pembayaran tertentu,...

Recent posts

10 Kebiasaan Orang Tua yang Penting untuk Membentuk Karakter Anak Sejak Dini

Membesarkan anak sering kali dipahami sebagai kegiatan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Anak diberi makan, disekolahkan, dibelikan pakaian, disediakan tempat tinggal, kemudian diharapkan tumbuh menjadi orang dewasa yang baik. Padahal, proses menjadi orang tua jauh lebih kompleks daripada sekadar memastikan anak tumbuh secara fisik. Cara orang tua merespons pertanyaan, kesalahan, keinginan, emosi, bahkan rasa ingin tahu anak dapat meninggalkan pengaruh yang panjang terhadap cara anak memahami dirinya sendiri dan berhubungan dengan orang lain. Pendidikan karakter anak sebenarnya berlangsung jauh sebelum seorang anak mengenal buku pelajaran. Rumah merupakan lingkungan pertama tempat anak belajar mengenai kepemilikan, tanggung jawab, kejujuran, empati, aturan, batasan, komunikasi, dan hubungan sosial. Apa yang berulang kali dilihat dan dialami anak dapat menjadi pola yang terbawa hingga dewasa. Karena itu, pembahasan mengenai cara mendidik anak agar bertanggung jawab sejak kecil tidak cukup...

Mengapa Warga Memilih Kabur Aja Dulu ke Luar Negeri?

Ketika seseorang memutuskan meninggalkan sebuah negara, alasannya hampir tidak pernah sesederhana persoalan pekerjaan atau pendapatan. Ada orang yang mengejar pendidikan, ada yang mencari lingkungan bisnis yang lebih mendukung, ada pula yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan, keamanan, kepastian hukum, atau kualitas hidup yang dianggap lebih sesuai dengan kebutuhannya. Karena itu, fenomena warga negara Indonesia yang memilih tinggal di luar negeri menarik untuk dibaca dari sudut yang lebih luas. Persoalannya bukan semata-mata mengenai negara mana yang lebih nyaman, melainkan tentang bagaimana sebuah negara membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusinya sendiri. Perdebatan mengenai kepindahan warga Indonesia ke negara lain juga tidak dapat langsung disimpulkan sebagai bukti bahwa Indonesia gagal atau negara tujuan selalu lebih baik. Keputusan seseorang untuk pindah merupakan persoalan yang kompleks dan dipengaruhi oleh kondisi keluarga, pekerjaan, pendidikan, pajak, keamanan...

Dinamika Kekuasaan Politik Dinasti di Indonesia

Kekuasaan politik selalu memiliki daya tarik yang besar. Seseorang yang selama bertahun-tahun berada di pusat pemerintahan akan terbiasa dengan perhatian publik, fasilitas kenegaraan, jaringan politik, serta kemampuan untuk memengaruhi arah kebijakan. Karena itu, salah satu pertanyaan yang terus muncul dalam kajian politik adalah bagaimana seorang pemimpin menghadapi masa ketika kekuasaan tersebut harus berakhir. Persoalannya menjadi semakin menarik dalam sistem demokrasi karena jabatan presiden bukanlah milik pribadi, melainkan mandat yang dibatasi oleh konstitusi. Di Indonesia, perdebatan mengenai dinamika kekuasaan Presiden Joko Widodo kembali menguat menjelang berakhirnya masa pemerintahan 2014–2024. Berbagai peristiwa politik pada 2023 dan 2024, terutama perubahan aturan mengenai syarat calon presiden dan wakil presiden, isu perpanjangan masa jabatan, serta keterlibatan anggota keluarga dalam kontestasi politik, melahirkan beragam tafsir. Sebagian pengamat melihat rangkaian terseb...

Benarkah Zombie Bisa Diciptakan dari Senjata Biologis?

Istilah zombie selama ini lebih sering muncul dalam film horor, gim, novel, dan berbagai cerita tentang kiamat. Gambaran manusia yang telah mati kemudian bangkit kembali untuk mengejar orang hidup memang terdengar seperti fantasi. Namun, konsep zombie ternyata mempunyai akar yang jauh lebih kompleks. Dalam tradisi Haiti, istilah tersebut berkaitan dengan sosok manusia yang dipercaya kehilangan kehendak bebas dan berada di bawah kendali pihak lain. Karena itu, ketika muncul pembahasan mengenai virus zombie 2030, persoalannya sebenarnya bukan mengenai mayat hidup seperti dalam film, melainkan pertanyaan yang jauh lebih serius: apakah teknologi biologis dapat digunakan untuk mengubah kondisi kesadaran, perilaku, atau kemampuan seseorang? Kali ini membawa pembaca dari kisah Clairvius Narcisse di Haiti menuju sejarah senjata biologis, kontroversi seputar asal-usul KOPET-19, perkembangan bioteknologi, hingga kemungkinan munculnya pandemi pada masa mendatang. Namun, sejumlah bagian dalam nara...