Skip to main content

Posts

Metode Ilmiah dan Metode Rasional dalam Islam

Perdebatan mengenai agama, ilmu pengetahuan, tauhid, dan cara menentukan kebenaran sering kali menjadi rumit bukan karena semua pihak benar-benar memiliki tujuan yang bertentangan, melainkan karena mereka menggunakan istilah yang sama untuk pengertian yang berbeda. Kata “ilmiah”, misalnya, dapat dipahami sebagai sesuatu yang harus dibuktikan melalui pengamatan dan eksperimen. Di sisi lain, terdapat pula orang yang menggunakan istilah tersebut untuk menunjuk pada proses berpikir yang rasional, sistematis, dan dapat dipertanggungjawabkan secara logis. Perbedaan pengertian tersebut tampak sederhana, tetapi dapat menghasilkan perdebatan panjang apabila masing-masing pihak merasa sedang menggunakan definisi yang paling benar. Ketika pembahasan kemudian memasuki wilayah tauhid dan keberadaan Tuhan, persoalannya menjadi semakin kompleks karena objek yang sedang dibicarakan berada di luar sesuatu yang dapat diamati secara langsung melalui pancaindra. Ada pandangan yang menempatkan metode empir...

Recent posts

Masa Depan Hollywood di Tengah Krisis Film

Hollywood selama puluhan tahun identik dengan kemewahan, teknologi perfilman mutakhir, aktor terkenal, waralaba raksasa, dan film-film dengan anggaran produksi yang sulit ditandingi. Nama seperti Disney, Marvel, Pixar, Lucasfilm, DC, serta berbagai studio besar lainnya telah menjadi bagian dari budaya populer dunia. Namun, dominasi tersebut tidak berarti industri perfilman Amerika Serikat selalu berada dalam kondisi aman. Ada perubahan perilaku penonton yang perlahan membuat formula lama semakin sulit dipertahankan. Persoalan Hollywood bukan semata-mata karena film yang dibuat menjadi buruk. Justru masalahnya jauh lebih rumit. Industri ini berada di antara dua kebutuhan yang saling bertabrakan: film harus menjadi karya seni yang membutuhkan kreativitas, tetapi pada saat yang sama film merupakan produk bisnis yang harus menghasilkan keuntungan. Ketika biaya produksi semakin besar, ekspektasi penonton meningkat, dan investor menuntut kepastian keuntungan, ruang untuk bereksperimen dapat ...

Ketika Manusia Keluar dari Gua

Ada kalanya seseorang tidak dihukum karena tidak mengetahui sesuatu, melainkan justru menderita karena mengetahui sesuatu yang belum mampu diterima oleh lingkungan di sekitarnya. Ia melihat kemungkinan yang tidak dilihat orang lain, mempertanyakan sesuatu yang selama bertahun-tahun dianggap selesai, lalu mencoba menunjukkan apa yang ditemukannya kepada masyarakat. Namun, alih-alih mendapatkan apresiasi, orang tersebut dapat dianggap aneh, sesat, pembangkang, bahkan berbahaya. Situasi seperti inilah yang menjadi inti dari perumpamaan manusia dalam gua yang sejak zaman Plato sering digunakan untuk menggambarkan hubungan antara pengetahuan, kenyataan, kebodohan, dan resistensi manusia terhadap perubahan. Kisah tersebut menjadi menarik apabila tidak hanya dipahami sebagai cerita filsafat kuno, tetapi digunakan untuk membaca kehidupan manusia pada zaman modern. Dunia hari ini dipenuhi teknologi, ilmu pengetahuan, kendaraan otomatis, komputer berkemampuan tinggi, eksplorasi luar angkasa, hin...

Salah Kaprah Teori Evolusi Darwin

Perdebatan mengenai teori evolusi dan agama sering kali muncul bukan semata-mata karena perbedaan keyakinan, melainkan akibat adanya pemahaman yang kurang tepat mengenai apa yang sebenarnya dimaksud dengan evolusi. Di tengah masyarakat, istilah evolusi, teori evolusi, dan teori evolusi Darwin bahkan kerap dipakai seolah-olah memiliki arti yang sama. Padahal, ketiganya dapat dibedakan secara konseptual. Kesalahpahaman inilah yang kemudian membuat sebagian orang beranggapan bahwa ketika salah satu mekanisme evolusi diperdebatkan, seluruh gagasan mengenai evolusi otomatis menjadi gugur. Pembahasan mengenai pengertian teori evolusi menurut ilmu pengetahuan sebenarnya tidak sesederhana kalimat bahwa manusia berasal dari monyet. Pernyataan tersebut justru merupakan salah satu bentuk penyederhanaan yang dapat menyesatkan. Evolusi dalam ilmu biologi berkaitan dengan perubahan karakteristik populasi makhluk hidup dari generasi ke generasi dalam rentang waktu yang sangat panjang. Mekanisme yang ...

Mengapa Seseorang Bisa Terlibat Telorisme?

  Telorisme sering kali dibayangkan sebagai persoalan yang hanya berkaitan dengan kekerasan, senjata, atau kelompok tertentu. Padahal, sebelum seseorang sampai pada tindakan ekstrem, biasanya terdapat proses panjang yang memengaruhi cara berpikir, cara memandang kelompok lain, serta cara menilai ancaman terhadap identitas yang diyakininya. memahami psikologi seseorang yang terpapar radikalisme menjadi bagian penting dalam melihat persoalan telorisme secara lebih menyeluruh. Salah satu kisah yang menjadi pembuka pembahasan adalah sosok yang disebut pernah memiliki prestasi akademik yang sangat tinggi dan dikenal memiliki kemampuan luar biasa dalam bidang sains, matematika, serta astronomi. Latar belakang tersebut membuat keterlibatannya dengan ISIS menjadi sesuatu yang mengejutkan. Kisah semacam ini sekaligus menunjukkan bahwa anggapan bahwa telorisme hanya lahir dari kebodohan atau kemiskinan tidak selalu dapat menjelaskan seluruh fenomenanya. Kisah RM dan Fenomena Orang Berpendidi...