Skip to main content

Cerita Cara dari Agen Call Center Indonesia jadi QA


Dibandingin sama posisi CS yang harus angkat telepon terus seharian. Buat yang nggak terlalu suka ngobrol sama pelanggan tiap hari, posisi QA bisa jadi penyelamat.

Ada cerita teman waktu pertama kali ditawarin jadi QA, sebenarnya nggak punya niat buat promosi ke posisi itu. Nggak daftar, nggak ngejar juga. Tapi direkomendasikan langsung sama QA pertama di tim, sebut aja namanya Bunga. Kita satu batch, sama-sama jadi pionir di akun kecil yang isinya cuma sekitar 5 agen. Nggak ada persaingan ketat, nggak ada drama rebutan posisi. Manajemen nanya ke Bunga siapa yang cocok jadi QA kedua, dan dia sebut nama temanku. Begitu aja.

Soal gaji, ya bisa dibilang naik, tapi nggak signifikan. Dapat kenaikan sekitar 1 juta rupiah per bulan, tapi karena nggak lagi ambil calls, otomatis bonus performa juga hilang. Masih dapat bonus kehadiran sih, tapi kalau dihitung-hitung, total pendapatan per bulan kurang lebih tetap sama kayak pas masih jadi CS.

Apa kerjanya lebih gampang? Menurutku iya. Karena nggak harus hadapi pelanggan langsung. Setiap hari kerjaannya dengerin rekaman telepon agen, baca chat dan email, terus nilai performa mereka. Satu agen dicek sekitar dua call dan dua email tiap minggu. Kebayang kan? Kalau ada sekitar 20-30 agen, tiap bulan mesti review belasan call dan email.

Salah satu hal yang paling malesin justru tugas tambahan yang datang belakangan. Setelah Bunga resign dan jadi QA satu-satunya, diwajibkan ngobrol satu per satu sama agen tiap Jumat. Harus panggil mereka buat ngobrol soal hasil evaluasi mereka. Buat yang introvert atau nggak terlalu suka interaksi langsung, ini bisa jadi tantangan.

Tapi bukan berarti semuanya berjalan mulus. Masuk tahun kedua, jujur mulai ngerasa jenuh. Bukan karena sistem atau atasan, tapi lebih ke dalam diri sendiri. ngerasa kurang punya skill kepemimpinan. Harusnya bisa lebih aktif kasih semangat ke agen buat ningkatin skor mereka, bukan cuma kasih feedback standar tiap minggu. Tapi sayangnya, nggak melakukan itu.

Soal struktur kerja sebagai QA, karena kerja di akun kecil, sistemnya belum rapi. Kadang ngeraba-raba sendiri.

Kalau mau promosi di sana, ada kelas pelatihan gratis yang disiapin buat posisi yang dituju. Jadi selain niat, juga butuh pelatihan, apply secara resmi, dan tentu saja — performa harus konsisten bagus. Satu hal yang berlaku di mana-mana sih: kehadiran sempurna, nggak pernah telat, dan kualitas kerja tinggi. Itu jadi kunci dasar buat naik posisi.

Pas resign, alasannya bukan karena masalah sama kantor. Tapi karena temanku ngerasa udah nggak punya motivasi. Ngerasa kerjaan nggak berdampak, cuma kayak ngeganggu agen lewat email dan feedback.

Jadi, buat yang lagi pengen jadi QA atau sekadar penasaran, semoga cerita ini bisa kasih gambaran nyata. Nggak semua tentang promosi itu soal kemampuan teknis aja. Kadang, kesempatan datang karena kerja keras kecil yang dilihat orang lain. Dan yang penting, kalau udah dapat kesempatan itu, pastikan tetap semangat dan jangan lupa jaga tujuan awal kenapa kita mau kerja di posisi itu.

Comments

Popular posts from this blog

Cara Cepat Mahir Mengetik 10 Jari Tanpa Melihat Keyboard – Wajib Tahu Buat Pelamar Call Center & Fresh Graduate!

Cuma butuh dua minggu latihan konsisten buat bisa ngetik lancar 10 jari tanpa perlu melototin keyboard. Tapi entah kenapa, sampai sekarang masih banyak pelamar lowongan call center yang ngetiknya kayak burung pelatuk—pakai dua jari sambil nunduk. Padahal, skill ngetik ini jadi senjata utama kalau kerja di dunia pelayanan pelanggan. Gak Bisa Ngetik Cepat? Segera Perbaiki Kalau Gak Mau Ketinggalan Zaman Kamu bisa aja jago ngomong, tapi kalau pas input data ngetiknya setengah jam untuk satu kalimat, siap-siap bikin pelanggan frustasi. Nah, biar gak ketinggalan dan ditinggal recruiter, yuk simak cara belajar touch typing yang cepat, gratis, dan 100% bisa dilakukan siapa aja—even yang gaptek sekalipun. Kenapa Skill Mengetik Itu Penting Buat CS dan Job Online Lainnya? Di dunia kerja digital sekarang, kecepatan dan ketepatan adalah segalanya. Gak cuma buat call center, tapi juga buat virtual assistant, admin remote, customer service e-commerce, bahkan freelance data entry. Semuanya butuh skil...

Nyamankah dengan Gaji Customer Service Call Center Indonesia 2025

Gaji agent call center di Indonesia, apalagi yang baru mulai, memang terasa cukup nyaman buat hidup sendiri. Bisa bayar kos, jajan boba tiap minggu, bahkan kadang nyicil HP baru. Tapi jangan salah, hidup itu dinamis. Kerja Call Center Bisa Bikin Mandiri, Tapi Bukan Tempat Menetap Selamanya Maka dari itu, kalau sekarang masih betah kerja sebagai customer service, mulailah siapkan rencana keluar dari industri ini, dan bangun skill baru sedini mungkin. Cerita di Tengah: Dari Gaji Harian di Mall ke Gaji Bulanan yang Bikin Merasa “Kaya Raya” Tahun 2013, seorang anak muda umur 20 tahun kerja di mall, dibayar cuma per hari. Bisa dibilang pas-pasan buat sekadar bertahan hidup. Tapi semuanya berubah waktu dia pindah ke dunia call center. Begitu terima gaji pertamanya, rasanya kayak menang undian. Pendapatannya langsung naik dua kali lipat. Rasanya hidup jadi lebih cerah. Tapi cerita gak berhenti di sana. Gaji besar di awal bisa bikin terlena. Banyak yang merasa cukup, padahal tantangan hidup ma...

Kesalahan Grammar yang Bikin Malu: Bedain “Your” vs “You’re” dan “Its” vs “It’s”, Yuk!

  Kalau kamu masih asal tulis your dan you’re, atau sering tukar-tukar antara its dan it’s, jangan kaget kalau kamu dihakimi diam-diam sama pembaca atau rekruter. Iya, sesederhana itu bisa bikin kredibilitas ambyar. Tapi kabar baiknya: ini gampang banget dipelajari, asal kamu paham polanya. Pahami Dulu Fungsi Tersembunyi dari Tanda Apostrof Kita mulai dari si kecil yang suka bikin bingung: apostrof (‘). Kalau ada apostrof di kata you’re dan it’s, berarti itu kontraksi, alias gabungan dari dua kata. You’re = You are Contoh: You’re reckless → You are reckless It’s = It is atau It has Contoh: It’s raining → It is raining Contoh lain: It’s been amazing → It has been amazing Jadi setiap ketemu apostrof, coba ubah ke bentuk aslinya. Masuk akal? Berarti benar. Aneh? Salah besar. Kalau Gak Ada Apostrof, Artinya Itu Kepemilikan Sekarang kebalikannya, kalau kamu lihat your dan its tanpa apostrof, itu berarti menunjukkan kepemilikan. Your sister → saudarimu Its requirements → persyaratannya (...